Postingan

Oehala, riwayatmu kini...

Gambar
Ide menulis tentang Air Terjun Oehala sebenarnya sudah muncul sejak lama karena salah satu tujuan awal membuat saya blog ini adalah untuk mengangkat potensi yang dimiliki tanah kelahiran saya, Timor Tengah Selatan (meskipun dalam perjalanannya blog ini tak ubahnya ladang yang tak terurus) namun belum juga terlaksana. Semangat untuk menulis tentang Oehala kemudian tersulut saat saya mengantarkan seorang teman dari luar daerah ke Oehala dan melihat perubahan yang terjadi setelah sekian lama Oehala menjadi objek wisata andalan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Air Terjun Oehala Menurut cerita awalnya tempat ini dikenal dengan nama Oe Halan, mengacu pada tempat terbentuknya kesepakatan damai antara dua suku yang berperang. Dalam bahasa Dawan,   Oe artinya air dan halan artinya damai, perdamaian. Nama Oehala dikenalkan oleh bupati yang menjabat saat itu dikarenakan bentuk air terjun ini yang sekilas mirip tempat tidur bertingkat ( hala artinya tempat tidur). Semenjak itu n...

Masboeloh, masalah boeat loh?

Masalah adalah kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Jalan yang dilalui ternyata tak semulus yang dibayangkan. Ada batu besar, semak duri, jurang, dan lain-lain. Batu ini kelihatannya terlalu besar untuk diangkat, tak kuasa untuk mengangkat atau sekedar menggesernya. Semak ini terlalu tebal untuk dibabati, golok tak cukup tajam untuk menebasnya habis. Jurang ini terlalu lebar untuk diseberangi, tak mungkin membangun jembatan hingga ke seberang. Tekanan yang datang terlalu dahsyat. Beberapa bisa diatasi tapi tetap saja datang dan datang lagi. Satu masalah mendatangkan masalah yang lain. Sehingga tak ada toleransi untuk membuat kesalahan yang akan mendatangkan masalah. Sekali masalah itu datang, ia akan memicu masalah yang lain. Semua orang pasti punya masalah tapi kenapa mereka selalu mudah menemukan jalan keluar bahkan sepertinya itu bukan masalah buat mereka. Hidup mereka seperti jalan tol, mulus tanpa hambatan;melesat bagai rudal squad. Bahkan beberapa menari-nari di atas masala...

Rumah Tua

Perkenalkan, aku si Rumah Tua. Aku telah ada saat kota ini baru saja ditetapkan sebagai ibukota kabupaten. Aku tak memiliki banyak teman karena memang kota ini masih sepi penghuni. Bangunan yang masih bisa dihitung dengan jari. Jalanan kotapun masih seadanya dilapisi tanah putih dan belum banyak kendaraan yang lalu lalang selain kendaraan dinas para pegawai pemerintahan dan usif . Kota ini dikenal karena udaranya yang dingin menusuk namun belum apa-apa jika dibandingkan saat itu. Beberapa kali kota ini dilanda hujan es padahal pulau ini begitu tandus dan hanya dikelilingi sabana. Kamu bisa bayangkan betapa sepinya diriku. Mematung sendirian dan kedinginan. Sampai suatu saat datang satu keluarga. Sang ayah, pria berperawakan tinggi, tampan dan berkulit coklat . Ia didampingi seorang istri yang tinggi juga cantik, kulitnya kuning. Sungguh pasangan yang serasi. Aku begitu bahagia saat melihat keluarga ini datang. Terima kasih Tuhan, aku tidak kesepian lagi. Dan benar saja aku ti...

Salam jumpa...

Gambar
Hahahaha... Akhirnya saya bisa ngeblog lagi setelah hampir 1 tahun lebih tak bisa mengakses akun blog saya... Selama 1 tahun ini saya tidak banyak melakukan perjalanan, maklum sudah beralih profesi. Profesi saya yang baru tidak memungkinkan saya untuk menjelajah seperti profesi sebelumnya. Dan selama 8 bulan saya seperti terkurung, tak kemana-mana. Beruntung ada Job Openning untuk tenaga lapangan. Sebagai seorang pekerja lapangan sejati, saya tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Sekarang saya hampir pasti melakukan perjalanan setiap hari. Kantor saya berjarak -/+ 28 km dari rumah sehingga rata-rata dlm sehari saya bisa melakukan perjalanan 80km. Nah berhubung saya sudah bisa melakukan perjalanan,saya akan menceritakan setiap perjalanan saya..janji. :)

Semangat Sang Kepala Dusun

Gambar
Siang itu, Jumat, 22 Juni 2012 masyarakat telah berkumpul di gedung gereja Nunueno tempat dilaksanakannya evaluasi Rencana Pengembangan Posyandu (RPP) untuk Posyandu Oenonok Desa Telukh Kecamatan Amanuban Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Evaluasi Rencana Pengembangan Posyandu yang dilaksanakan di seluruh desa dampingan CMNP Plan Indonesia PU SoE dengan tujuan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan posyandu selama 1 tahun terakhir dan menentukan strata posyandu. Para pemuka dan tokoh masyarakat cukup antusias menghadiri kegiatan ini. Maklum saja, di 2 dusun yakni dusun B dan Dusun C   yang menjadi wilayah pelayanan Posyandu Oenonok jarang dilaksanakan kegiatan-kegiatan. Biasanya kegiatan dilaksanakan di kantor desa yang ada di dusun A dan jaraknya cukup jauh. Bapak Amos Soinbala selaku Kepala Dusun B mengatakan “Disini jarang ada kegiatan-kegiatan atau sosialisasi selain di posyandu jadi kalau ada kegiatan seperti ini kami senang.” Kegiatan diawali ajakan Fasilit...

Kuliah Dalam Kacamata Saya

Hari ini hujan lagi, rencana kembali ke Kupang jadi batal…. Akhirnya saya hanya bisa duduk diam sambil menonton TV karena memang tak ada yang bisa dilakukan saat hujan. Untuk mengusir rasa kantuk iseng-iseng saya pengen menulis dan idenya berasal dari kisah 4 tahun lalu saat masih berstatus mahasiswa baru. Di suatu kesempatan senior kami mengatakan bahwa dalam dunia mahasiswa dikenal istilah “Tri Sukses Mahasiswa” yaitu Sukses Kuliah, Sukses Organisasi, dan yang terakhir adalah Sukses Cinta. Hahahaha…saya tertawa dalam hati. Untuk sukses kuliah dan organisasi masih bisa saya terima tapi untuk sukses dalam hal cinta, apa hubungannya,bos???? Ternyata jawabanya baru saya temukan setelah saya hampir menyelesaikan studi saya. Sukses dalam hal kuliah bagaimana pun adalah sukses yang paling penting diantara ketiga Tri Sukses Mahasiswa. Mahasiswa tidak akan disebut mahasiswa kalo dia tidak kuliah. Indikatornya adalah nilai yang dia capai diakhir semester dan Indeks Prestasi ...

Tanpa Judul

Rabu, 31 Agustus 2011. bertepatan dengan Hari Lebaran. Kami (Saya dan Bapak) melakukan perjalanan 85km mengunjungi saudara yang merayakan lebaran. Seperti perjalanan-perjalanan sebelumnya perjalanan kali ini tak akan melelahkan karena memang dalam keseharian saya selalu melakukan perjalanan jauh, apalagi bapak yang sudah makan asam-garam jalur darat transtimor dari kupang hingga Lospalos, ujung timur Pulau Timor. Kami pun sudah pernah melakukan perjalanan bersama beberapa kali. Dan Puji Tuhan seperti yang sudah saya duga, perjalanan ini tanpa hambatan berarti......      Hari mulai sore ketika kami akan melakukan perjalanan pulang. bensin masih 1/2 tanki jadi pastinya perjalanan pulang tak kan terhambat. setelah 1/2 perjalanan kami lewati bapak meminta berhenti, kakinya kram karena terlalu lama ditekuk.. Sampai disini saya baru menyadari, perjalanan kami kali ini sangat berbeda... ini bukan perjalanan yang sering kami lakukan belasan tahun yang lalu. Sa...