Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Semangat Sang Kepala Dusun

Gambar
Siang itu, Jumat, 22 Juni 2012 masyarakat telah berkumpul di gedung gereja Nunueno tempat dilaksanakannya evaluasi Rencana Pengembangan Posyandu (RPP) untuk Posyandu Oenonok Desa Telukh Kecamatan Amanuban Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Evaluasi Rencana Pengembangan Posyandu yang dilaksanakan di seluruh desa dampingan CMNP Plan Indonesia PU SoE dengan tujuan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan posyandu selama 1 tahun terakhir dan menentukan strata posyandu. Para pemuka dan tokoh masyarakat cukup antusias menghadiri kegiatan ini. Maklum saja, di 2 dusun yakni dusun B dan Dusun C   yang menjadi wilayah pelayanan Posyandu Oenonok jarang dilaksanakan kegiatan-kegiatan. Biasanya kegiatan dilaksanakan di kantor desa yang ada di dusun A dan jaraknya cukup jauh. Bapak Amos Soinbala selaku Kepala Dusun B mengatakan “Disini jarang ada kegiatan-kegiatan atau sosialisasi selain di posyandu jadi kalau ada kegiatan seperti ini kami senang.” Kegiatan diawali ajakan Fasilit...

Kuliah Dalam Kacamata Saya

Hari ini hujan lagi, rencana kembali ke Kupang jadi batal…. Akhirnya saya hanya bisa duduk diam sambil menonton TV karena memang tak ada yang bisa dilakukan saat hujan. Untuk mengusir rasa kantuk iseng-iseng saya pengen menulis dan idenya berasal dari kisah 4 tahun lalu saat masih berstatus mahasiswa baru. Di suatu kesempatan senior kami mengatakan bahwa dalam dunia mahasiswa dikenal istilah “Tri Sukses Mahasiswa” yaitu Sukses Kuliah, Sukses Organisasi, dan yang terakhir adalah Sukses Cinta. Hahahaha…saya tertawa dalam hati. Untuk sukses kuliah dan organisasi masih bisa saya terima tapi untuk sukses dalam hal cinta, apa hubungannya,bos???? Ternyata jawabanya baru saya temukan setelah saya hampir menyelesaikan studi saya. Sukses dalam hal kuliah bagaimana pun adalah sukses yang paling penting diantara ketiga Tri Sukses Mahasiswa. Mahasiswa tidak akan disebut mahasiswa kalo dia tidak kuliah. Indikatornya adalah nilai yang dia capai diakhir semester dan Indeks Prestasi ...

Tanpa Judul

Rabu, 31 Agustus 2011. bertepatan dengan Hari Lebaran. Kami (Saya dan Bapak) melakukan perjalanan 85km mengunjungi saudara yang merayakan lebaran. Seperti perjalanan-perjalanan sebelumnya perjalanan kali ini tak akan melelahkan karena memang dalam keseharian saya selalu melakukan perjalanan jauh, apalagi bapak yang sudah makan asam-garam jalur darat transtimor dari kupang hingga Lospalos, ujung timur Pulau Timor. Kami pun sudah pernah melakukan perjalanan bersama beberapa kali. Dan Puji Tuhan seperti yang sudah saya duga, perjalanan ini tanpa hambatan berarti......      Hari mulai sore ketika kami akan melakukan perjalanan pulang. bensin masih 1/2 tanki jadi pastinya perjalanan pulang tak kan terhambat. setelah 1/2 perjalanan kami lewati bapak meminta berhenti, kakinya kram karena terlalu lama ditekuk.. Sampai disini saya baru menyadari, perjalanan kami kali ini sangat berbeda... ini bukan perjalanan yang sering kami lakukan belasan tahun yang lalu. Sa...

Andaikan Saya orang Indonesia yang seperti orang Belanda

      Buku tebal tak pernah mereka lupakan, entah itu buku bacaan, diary, agenda atau apa saja yg bisa mereka bawa untuk dibaca dan ditulis. Berbeda dgn saya, isi tas saya penuh dgn kertas berisi data namun belum tentu akan saya gunakan, beberapa charger HP, pakaian untuk seminggu, beserta alat2 mandi, alat2 tulis lengkap dalam tas namun tak akan saya gunakan untuk menulis. Mereka (orang Belanda,red)  selalu menulis semua hal yg mereka lihat atau dengar dlm perjalanan mereka, minimal tulisan itu akan mereka baca suatu saat..Saya, bagaimana bisa menyamai mereka. Memikirkan untuk menulis saja enggan apalagi mencoba untuk menulis. Minat saya untuk membaca mungkin sdikit lebih baik dari minat menulis saya namun saya tidak akan membaca bacaan yang berat apalagi novel dgn ratusan halaman tebalnya. Mereka, sejak masih kanak-kanak sudah dibiasakan membaca bacaan berat, menulis resume tentang berbagai hal. Mereka sejak dahulu sudah menyukai membaca dan...

Asam Manis... Kesenjangan antara harapan, rencana dan kenyataan.

Ingin punya Nintendo sendiri tapi ternyata yg dijanjikan tak kunjung datang... Ingin punya speda BMX tapi yang datang malah Poligon yg besar... Ingin punya motor saat SMA tapi tak kunjung terwujud hingga kelar kuliah.... Berusaha mati-matian lulus seleksi paduan suara tapi gagal... Pengen jadi atlet Karate tapi cuma bisa sampe sabuk biru karena ortu melarang... Maux kuliah informatika tapi apa daya tidak kesampaian... Pengennya ini dan itu tapi yang di dapat itu dan ini... Rencanax begini dan begitu yang terjadi justru begitu dan begini.... Kesimpulannya: Terkadang apa yg kita inginkan tidak bisa kita dapatkan, apa yang kita rencanakan tidak bisa berjalan sesuai rencana. Namanya juga hidup ada pahit ada manis... klo semuanya pahit bukan hidup namanya, kalo semuanya manis juga bukan hidup namanya...sama sekali nggak seru.. Seninya hidup adalah bagaimana kita mengakomodir yg pahit itu, yang tidak sesuai dgn rencana dan keinginan itu menjadi hal yg berguna buat kita ser...